• Menghidupkan Mimpi ke Negeri Sakura

  • Follow me on Twitter

Cangkru’an Ramadan di Osaka

Malam ini saya benar-benar teringat masakan Ibu di kampung halaman terutama saat beliau memasak sayur lodeh. Saya suka sekali masakan sayur lodeh dengan lauk tahu dan diberi sedikit sambal. Ingatan itu begitu kuat meletup bak hanabi yang meletup-letup di kala pergantian tahun. Pasalnya, malam ini saya dan beberapa teman yang tengah menuntut ilmu di Osaka University secara spontan mengadakan buka puasa bersama bertempat di apartemen Mbak Murni dengan menu utama yakni sayur lodeh.

Buka puasa bersama mulanya memang tidak direncanakan. Saya dan beberapa rekan mempunyai kebiasaan saling sapa, ejek, becanda, bergurau bahkan koordinasi kegiatan-kegiatan PPI Osaka-Nara melalui jejaring sosial LINE. Di kala siang hari, cuaca terasa menyengat di tanah Osaka tiba-tiba ada salah satu rekan yang melempar topik pembicaraan takjil dan keinginan buka puasa bersama di salah satu tempat di Osaka University, Toyonaka Campus. Tidak perlu menunggu satu menit, topik hangat nan membahagiakan itu disambut rekan-rekan dengan cepat. Ada yang mengusulkan tempat buka puasa bersama di kampus dengan menu seadanya, ada yang mengusulkan di rumah salah satu rekan, ada pula yang mengusulkan dibuat piket masak. Kita semua memang mempunyai keinginan paling tidak seminggu diadakan satu atau dua kali buka puasa bersama karena kita sudah merasa seperti keluarga sendiri. Jumpa dan saling sapa serta melihat senyum teman-teman adalah kebahagian tersendiri setelah seharian penuh berkecimpung melakukan eksperimen di laboratorium.

Di tengah diskusi yang cukup hangat dan mengasyikkan itu, tiba-tiba salah satu rekan kita, Mbak Murni menawarkan buka puasa bersama di apartemen beliau. Tak ada persiapan khusus sebelumnya. Jadwal berkumandangnya adzan magrib di Osaka pukul 19.17 JST sedangkan pkl 18.00 JST kita masing-masing masih berada di laboratorium. Tepat pukul 18.15 JST, saya dan Mbak Murni meluncur ke apartemen untuk membantu memasak makanan. Begitu sampai apartemen, sudah nampak hidangan es buah yang menggiurkan dan mempesona dibuat dengan sepenuh hati oleh suami Mbak Murni (Mas bambang). Saya segera menawarkan diri untuk membantu memasak. Baru beberapa menit saya mengupas pepaya, berdatangan rekan-rekan yang lain (Mbak Dhisa, Mbak Nurma, Mas Ari, Mas Viko dan Mbak Retno). Akhirnya kita semua saling bantu membantu memasak menyiapkan hidangan buka puasa, ada yang menggoreng bakwan, membuat spaghetti, sambal terasi, sayur lodeh, ayam goreng, dan memotong semangka.

menu_mb Murni

Menu buka puasa cangkru’an Ramadan

Tak terasa tiba-tiba pkl 19.17 JST terdengarlah alunan merdu adzan Magrib dari aplikasi Muslim Pro di iphone. Segeralah kita bergegas untuk berbuka puasa dengan menyantap es buah yang manis, segar dan mencicipi kue Brownies. Alhamdulillah. Usai puas menyantap segelas es  buah kita segera menunaikan salat Magrib berjamaah. Sungguh terasa sekali persaudaraan dan kekeluargaan selama merantau di tanah Osaka. Meski jauh dari keluarga di tanah air tetapi Allah SWT memberikan saudara di rantau yang selalu ada di saat sedang sedih, susah, senang dan bahagia. Inilah persaudaraan yang sesungguhnya.

kumpul di Mb Murni

Buka puasa bersama di apartemen Mbak Murni

Setelah menunaikan salat Magrib berjamah segera menyantap masakan cita rasa Indonesia yakni sayur lodeh dengan lauk ayam goreng, bakwan disertai dengan sambal terasi. Alhamdulillah, betapa luar biasa nikmat Allah SWT. Walaupun di perantauan yang jauh dari tanah air, kita masih bisa menikmati sayur lodeh, bisa merasakan indahnya kekeluargaan, dan bisa menunaikan ibadah puasa Ramadan dalam keadaan sehat.

Usai makan, kita saling tegur-sapa, bersenda-gurau dan berbincang terkait riset di kampus. Tepat pukul 20.40 JST kita sampai pada titik yang mengakiri cangkru’an kali ini. Ada yang langsung pulang ke apartemennya, ada yang pergi ke laboratorium lagi untuk melanjutkan riset dan ada juga yang ke International House, Toyonaka Campus untuk menunaikan salat isya dan tarawih bersama dengan international student dari berbagai negara.

Terima kasih Mbak Murni sekeluarga dan rekan-rekan semua. Dengan silaturahim kita bisa merasakan atmosfer cangkru’an Ramadan seperti di kampung halaman.  Semoga aktifitas buka puasa bersama hari ini membawa berkah untuk kita semua. Amiin.

Osaka, 30 Juni 2014

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: